6 Pengajaran Anak untuk Membuat Pilihan yang Baik

Cara Mendidik AnakBanyak orang tua sering mengalah pada pilihan anak meskipun orang tua mengetahui bahwa pilihan itu sebenarnya tidak berguna bagi anak, hanya karena alasan ingin memanjakan anak.

Selalu mengalah dan mengikuti setiap keinginan anak memang tidak ada salahnya, sepanjang keinginan anak tersebut tidak merugikan. Tetapi jika keputusan atau pilihan anak tersebut diduga dapat merugikan anak atau orang lain tentu saja hal ini patut dicegah atau di tolak.

Selalu menuruti kemauan dan pilihan anak merupakan bentuk pengajaran yang salah. Sifat memanjakan anak yang demikian akan membuat anak arogan, egois dan beberapa sifat tercela lainnya.

Pengajaran Anak untuk Membuat Pilihan yang Baik

1. Jangan Biarkan anak Manja dengan Pilihan mereka

Anak-anak tampaknya menemukan cara untuk menyelesaikan sesuatu sesuai dengan keinginan mereka dan sebagai orang tua, anda harus waspada terhadap tuntutan mereka.

Mulailah mengajarkan anak-anak secara dini untuk membuat pilihan diawal kehidupan mereka, dan hal ini akan membantu anak dimasa remajanya kelak agar tidak selalu gagal dalam menentukan pilihan masa depannya.

Cara membuat keputusan yang tepat harus diajarkan segera setelah anak sudah pandai berjalan dan berbicara dengan baik. Mengajari anak untuk membedakan mana yang benar dan yang salah. Ingat, anak adalah individu yang akan mempertanggung jawabkan dirinya sendiri. Dan lebih cepat mereka menyadari tanggung jawab mereka, itu akan semakin baik.

2. Memberikan contoh sederhana

Agar anak dapat tumbuh menjadi individu yang berpikiran matang, berpikir dewasa dan mampu membuat pilihan yang tepat, Anda perlu menanamkan pemahaman dan cara yang baik dalam  membedakan antara yang benar dan salah sejak dari masa kecil mereka.

Ajarkan anak anda tentang pentingnya membuat keputusan yang tepat dengan menetapkan contoh yang yang baik. Mulailah dari hal-hal yang sederhana dan paling sepele.

Jelaskan perbedaan antara pilihan yang baik dan yang buruk dan mendukungnya dengan memberikan contoh yang baik.

Tak perlu memberikan hadiah berupa makanan kesukaan mereka, cukup dengan memberikan sanjungan dengan kalimat yang baik atau tepukan pada punggung mereka ketika anak mengikuti instruksi anda dengan baik.

3. Belajar dari Kesalahan

Anak-anak mungkin selalu membuat kesalahan, namun sesungguhnya dibalik kesalahan itu menyimpan pelajaran yang sangat berharga. Oleh karena itu, jika anak salah dalam mengambil keputusan, anda tak perlu memarahinya melainkan menjelaskan tentang penyebab kesalahan tersebut dan bagaimana dampaknya lalu memberikan bimbingan tentang cara mengambil keputusan yang benar.

 4. Bertanggung jawab dengan keputusan yang diambil

Kebanyakan orang  yang memiliki tanggung jawab yang besar berawal dari didikan orang tuanya dimasa kecilnya.

Mengambil tanggung jawab seperti membantu dalam pekerjaan rumah tangga atau merawat hewan peliharaan akan memungkinkan anak anda untuk mengembangkan dirinya sendiri sekaligus dapat memiliki rasa kontribusi dalam  kehidupan sosialnya kelak.

5. Jadilah Pengasih

Anak akan dapat mengembangkan kemampuannya untuk membuat pilihan yang baik jika kita sebagai orang tua benar-benar mendukung dan mendorong anak kita dalam membuat pilihan yang tepat.

Dorongan positif yang diterima dari orang tua, akan menempatkan anak sebagai calon pengganti anda untuk membuat keputusan yang tepat.

6. Belajar dengan Meniru

Kebanyakan anak memperoleh pelajaran dengan cara meniru dari apa yang mereka dengar dan yang mereka lihat. Oleh karena itu, kita sebagai orang tua selalu bijaksana dalam bertindak,  karena anak anda mengamati setiap gerakan yang anda buat dan atau setiap keputusan yang anda ambil.

 Anak anda akan belajar dari anda, dan pilihan anda saat ini pasti akan mempengaruhi pilihan anak dimasa depannya.

Memberikan Pengajaran Anak untuk Membuat Pilihan yang Baik harus dimulai sejak dini sebelum anda akan menyesal. Mengajarkan sesuatu pada anak dapat dilakukan dengan memberikan contoh yang baik dan dilandasi dengan penuh rasa kasih sayang.