Proses Terjadinya Ereksi dan Penyebab Impotensi pada Pria

Proses Terjadinya Ereksi dan Penyebab Impotensi pada PriaDisfungsi ereksi atau impotensi merupakan gangguan berintim yang paling banyak dialami oleh kaum pria akhir-akhir ini.

Disfungsi ereksi ini dapat dipengaruhi oleh banyak faktor utamanya karena pengaruh gaya hidup yang tidak sehat dan dikaitkan karena masalah medis yang sedang terjadi dalam diri penderitanya.

Defenisi disfungsi ereksi adalah ketika seorang pria tidak bisa lagi mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk melakukan hubungan intim.

Meskipun disfungsi ereksi bukan penyakit menular, tetapi efek psikologisnya pada pria maupun pada pasangannya sangat luar biasa dimana seorang pria bisa mengalami stres tingkat tinggi dan merusak keharmonisan dalam rumah tangga.

Dan untuk mengetahui secara pasti penyebab impotensi ini perlu diagnose secara menyeluruh semua yang terlibat dalam proses ereksi pada pria.

Proses ereksi pada pria
Proses terjadinya ereksi pada pria melibatkan sistem saraf pusat, sistem saraf perifer, faktor psikologis dan yang terkait dengan stres, hormonal dan sirkulasi pada pembuluh darah serta penis itu sendiri.

Ereksi terjadi sebagai respon terhadap sentuhan, bau dan pendengaran serta rangsangan visual yang memicu jaringan di otak. Informasi perjalanan dari otak ke pusat saraf di dasar tulang belakang, di mana serabut saraf utama terhubung ke penis dan mengatur aliran darah selama ereksi dan sesudahnya.

Rangsangan seksual menyebabkan pelepasan bahan kimia dari ujung saraf di penis yang memicu serangkaian peristiwa yang pada akhirnya menyebabkan relaksasi otot dalam tubuh ereksi penis.

Otot polos dalam tubuh ereksi mengontrol aliran darah ke penis . Ketika otot polos rileks, aliran darah secara tiba-tiba meningkat dan badan-badan ereksi menjadi penuh dan kaku sehingga terjadi ereksi.

Jika satu atau lebih dari proses fisik dan atau psikologis di atas terganggu, disfungsi ereksi dapat terjadi. Disfungsi ereksi menggambarkan ketidakmampuan seorang pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi penis yang cukup untuk melakukan hubungan yang saling memuaskan dengan pasangannya.

Secara umum, penyebab disfungsi ereksi dibagi menjadi 2 yaitu faktor psikologis ( mental) dan faktor fisik (yang berkaitan sistem organ).

Jadi jika ingin mengembalikan keperkasaan diatas ranjang dari gangguan impotensi tersebut memerlukan diagnose dari medis untuk memastikan dimana letak gangguan ereksi anda untuk segera mendapatkan perwatan yang tepat.

Pemeriksaan pada kesehatan prostat, kesehatan seksual pria dan pemeriksaan kadar testosteron merupakan faktor yang dapat mempengaruhi keperkasaan pria diatas ranjang.

Masalah medis lainnya yang terkait dengan impotensi bisa karena pengaruh gangguan jantung maupun karena gangguan diabetes.

Terlepas dari beberapa faktor penyebab disfungsi ereksi diatas, maka disarankan pula untuk selalu memperhatikan nutrisi makanan anda utamanya selalu menjaga kebugaran tubuh (olahraga secara rutin dan teratru) serta mengkonsumsi makanan atau minuman yang mampu meningkatkan hormone seks anda.