Obat Robinul Forte atau Glycopyrrolate

Efek Samping Robinul ForteObat Robinul Forte adalah obat berbahan kimia yang terkadang diberikan pada pasien melalui oral ataupun injeksi dengan dosis tertentu. Penggunaan obat Robinul Forte atau  Glycopyrrolate biasanya diberikan pada pasien yang mengalami permasalahan dengan beberapa kondisi medis seperti dibawah ini.

Penggunaan Obat Robinul Forte

  • Glycopyrrolate mengurangi sekresi dari organ-organ tertentu dalam tubuh, seperti masalah terjadinya keringat yang berlebihan.
  • Glycopyrrolate membantu untuk mengontrol kondisi seperti tukak lambung yang menyebabkan produksi asam lambung yang berlebihan.
  • Glycopyrrolate juga digunakan untuk mengurangi air liur pada anak-anak usia 3 sampai 16 tahun dan gangguan masalah neorologi seperti cerebral palsy.
  • Glycopyrrolate juga dapat digunakan untuk tujuan yang tidak tercantum dalam panduan pengobatan dan hal ini adalah otoritas dokter dengan alasan tertentu.

Karena obat ini merupakan obat kimia maka kita tidak asal dalam menggunakan obat ini melainkan atas persetujuan dokter dengan dosis yang telah dianjurkan oleh dokter.

Penggunaan Glycopyrrolate tidak dianjurkan pada individu yang bermasalah dengan obstruksi (penyempitan ) pada kandung kemih atau masalah buang air kecil lainnya.

Larangan lain penggunaan Glycopyrrolate atau Obat Robinul Forte seperti pada individu yang bermasalah dengan obstruksi usus (ileus paralitik), penyumbatan dalam perut atau usus, sembelit yang parah, kolitis ulseratif parah atau megacolon toksit, glaukoma, myasthenia gravis (salah satu sindrom auto imun), ataupun sedang mengkonsumsi obat yang mengandung kalium klorida.

Pada individu yang memiliki riwayat atau sedang menderita penyakit ginjal, penyakit jantung, gangguan irama jantung, gangguan perut, kolostomi atau ileostomy, gangguan tiroid, tekanan darah tinggi, masalah penglihatan atau mati rasa dan kesemutan jangan menggunakan Obat Robinul Forte ini tanpa terlebih dahulu disetujui oleh dokter anda.

Ambil glycopyrrolate pada saat perut kosong, setidaknya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan.
Obat ini dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur dan gangguan pada kosentrasi sehingga jangan mengendarai kendaraan apapun setelah mengkonsumsi obat.

Untuk ibu hamil ataupun ibu yang sedang menyusui, belum diketahui apakah glycopyrrolate akan membahayakan janin ataupun bayi. Oleh sebab itu mengkolsultasikan dengan dokter anda sebelum menggunakan Robinul Forte ini. Demikian juga jika anda sedang hamil atau sedang berencana untuk hamil saat menggunakan obat ini perlu persetujuan dari dokter sebelum mengkonsumsinya. Tapi yang pasti adalah Glycopyrrolate tidak boleh diberikan kepada anak dibawah 3 tahun.

Dosis Robinul Forte

Dosis Robinul Forte untuk orang dewasa untuk Anestesi
Preanesthetic ( pengurangan sekresi ) : 0.004 mg ( 0,02 mL ) / kg IM 30 sampai 60 menit sebelum waktu diantisipasi induksi anestesi atau pada saat narkotika preanesthetic dan atau obat penenang yang diberikan.

Intraoperatif : 0,1 mg ( 0,5 ml ) IV diulang sesuai kebutuhan setiap 2 sampai 3 menit .
Pembalikan blokade neuromuskuler : 0,2 mg ( 1,0 ml ) IV untuk masing-masing 1,0 mg neostigmin atau 5 mg pyridostigmine.
Pembalikan bradikardia, refleks vagal ( intraoperatif ) : 0,1 mg IV diulang sesuai kebutuhan pada interval 2 sampai 3 menit.

Dosis Dewasa untuk Peptikum Bisul
Parenteral : 0,1 mg ( 0,5 ml ) IV atau IM setiap 4 jam , 3 sampai 4 kali sehari . Jika efek yang lebih mendalam diperlukan dosis dapat ditingkatkan sampai 0,2 mg (1 mL).

1 mg tablet oral :
Dosis awal : 1 mg secara oral 3 kali sehari atau 1 mg di pagi hari, 1 mg pada sore hari , dan 2 mg pada waktu menjelang tidur malam .
Dosis perawatan : 1 mg secara oral dua kali sehari sampai maksimal 8 mg per hari .
2 mg lisan tablet : 2 mg per oral 2 sampai 3 kali sehari sampai maksimal 8 mg per hari.

Dosis Pediatric untuk Anestesi
Preanesthetic : 0.004 mg ( 0,02 mL ) / kg IM 30 sampai 60 menit sebelum waktu diantisipasi induksi anestesi atau pada saat narkotika preanesthetic dan / atau obat penenang yang diberikan . Anak di bawah usia 2 tahun mungkin membutuhkan sampai 0.009 mg ( 0,45 mL ) / kg.

Intraoperatif : 0.004 mg ( 0,02 mL ) / kg IV tidak melebihi 0,1 mg ( 0,5 ml ) dalam dosis tunggal , diulang sesuai kebutuhan setiap 2 sampai 3 menit.

Dosis Pediatric untuk Saliva berlebihan

Usia antara 3 sampai 16 tahun dengan kondisi neurologis yang berhubungan dengan masalah drooling:
Memulai dosis 0,02 mg / kg secara oral tiga kali sehari dan titrasi dengan penambahan sebesar 0,02 mg / kg setiap 5 sampai 7 hari, berdasarkan respon terapi dan efek samping.

Dosis maksimum yang direkomendasikan adalah 0,1 mg / kg tiga kali sehari , tidak lebih dari 1,5 sampai 3 mg per dosis berdasarkan berat badan. Diberikan setidaknya satu jam sebelum atau dua jam setelah makan.

Perhatian mengenai Robinul Forte
Glycopyrrolate suntik mengandung benzil alkohol dan tidak direkomendasikan untuk digunakan pada neonatus ( usia 0-28 hari setelah kelahiran bayi) serta sangat berhati-hati pemberian pada pasien lansia karena peningkatan risiko efek samping seperti antikolinergik yang dapat mengakibatkan kebingungan, agitasi, delirium (gangguan kesadaran) atau mengantuk.

Jangan menggunakan obat ini dalam dosis yang berlebihan yang telah diresepkan oleh dokter anda untuk mencegah kemungkinan tubuh mengalami Overdosis terhadap obat ini.

Gejala overdosis pada obat Robinul Forte mungkin termasuk pernapasan yang dangkal dan kejang-kejang).
Efek Samping penggunaan obat Robinul Forte (glycopyrrolate)
Jika penderita mengalami tanda-tanda reaksi alergi seperti gatal-gatal, sulit bernapas, pembengkakan wajah, bibir, lidah atau tenggorokan maka segeralah minta bantuan medis.

Berhenti menggunakan glycopyrrolate dan hubungi dokter jika penderita memiliki efek samping yang serius seperti : sembelit yang parah, nyeri perut parah dan kembung, diare (terutama jika penderita memiliki kolostomi atau ileostomy), perasaan seperti mau pingsan (merasa sangat haus atau kepanasan , karena tidak mampu buang air kecil , berkeringat berat , denyut nadi lemah , atau kulit panas dan kering).

Efek samping yang kurang serius mungkin termasuk mulut kering, muntah, sembelit ringan, hidung tersumbat, nyeri sinus atau flushing (kehangatan, kemerahan atau perasaan geli) pada hidung, dll.