Apa Itu Rematik Tulang?

Penyebab Rematik TulangRematik tulang atau Rheumatoid arthritis (RA) adalah salah satu jenis rematik yang menyebabkan nyeri, pembengkakan, kekakuan dan kehilangan fungsi sendi kita. Rematik tulang bisa saja mempengaruhi setiap sendi kita, namun rematik tulang ini umumnya menyerang sendi bagian pergelangan tangan dan jari-jari kita.

Rematik tulang ini bisa menyerang siapa saja dan tidak mengenal usia dan jenis kelamin, namun rematik tulang ini lebih banyak diderita oleh wanita yang usia sedang hingga tua dibandingkan dengan kaum laki-laki dalam rentang usia yang sama.

Penyakit rematik tulang atau Rheumatoid arthritis memiliki gejala khas dan bisa menghilang dengan sendirinya tanpa diberi pengobatan sebelumnya lalu kemudian datang menyerang secara tiba-tiba. Pada tingkat yang parah, gejala rheumatoid arthritis ini bisa dirasakan hingga selamanya jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat terhadapnya.

Pada sebahagian orang, Penyakit rematik tulang (Rheumatoid arthritis) ini sering disamakan dengan osteoarthritis karena sama-sama menimbulkan rasa nyeri dan ngilu pada persendian pada hal antara Rheumatoid arthritis dengan osteoarthritis memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Penyakit osteoarthritis sering dikaitkan penyakit degenerative atau penyakit yang dikaitkan dengan usia lanjut, dimana pada bagian persendian mengalami peradangan ringan (inflamasi) sehingga pada bagian persendian yang mengalami inflamasi tersebut menimbulkan kekakuan dan rasa nyeri yang luar biasa jika digerakkan atau mendapat tekananan.

Inflamasi yang terjadi pada sendi ini bisa terjadi ketika ujung tulang rawan (kartilago) pada persendian selalu bergesekan karena kekurangan bahan pelumasnya (cairan sinovial).

Sementara rematik tulang atau rheumatoid arthritis ini selain dapat mempengaruhi bagian sendi juga dapat mempengaruhi bagian mata, jantung dan paru-paru penderitanya.

Pengaruh rematik tulang pada mata seperti terjadinya sindrom mata kering yang dalam dunia medisnya lebih dikenal dengan Keratoconjunctivitis sicca ( peradangan pada kornea dan konjungtiva) atau xerophthalmia (penurunan produksi air mata) sehingga mata menjadi kering dan meradang.

Pengaruh rematik tulang lainnya yaitu bisa menyebabkan peradangan pada paru-paru dan fibrosis paru ataupun peradangan pada selaput dada dengan gejala seperti sesak napas dan batuk kering. Komplikasi ini paling terjadi pada pria perokok dibanding dengan penderita Rematik tulang yang non perokok.

Untuk kesehatan organ jantung, Penderita rematik tulang yang parah bisa menyebabkan peradangan pada arteri koroner (penyuplai darah kejantung) sehingga sangat beresiko terkena penyakit jantung dan serangan jantung.

Penyebab Rematik tulang ini sendiri sangat dikaitkan dengan penyakit autoimun , dalam dalam pengertian bahwa penyakit ini merupakan hasil peradangan dari sistem kekebalan tubuh yang menyerang jaringan tubuh sendiri .

Tapi rheumatoid arthritis belum bisa dipastikan secara pasti apa penyebabnya hanya saja para peneliti tentang masalah rheumatoid arthritis ini menyimpulkan bahwa faktor gen, gaya hidup yang tidak sehat, lingkungan dan hormon sangat erat kaitannya dengan rematik tulang ini.