Ini Dia Gejala Klinis Demam Tifoid Itu

Penyebab Demam TifoidGejala klinis tifoid sebelum berkembang menjadi penyakit biasanya melalui beberapa tahapan yang akan terus meninngkat jika tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat.

Demam tifoid atau dalam dunia medisnya lebih dikenal dengan penyakit tifus. Demam tifoid ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri salmonella typhi melalui makanan atau minuman yang kita konsumsi.

Gejala demam tifoid pada anak mungkin terlihat seperti tiba-tiba, pada hal gejala klinis demam tifoid ini biasanya berkembang secara bertahap dari minggu pertama hingga minggu ke tiga sebelum berkembang menjadi penyakit tifus.

Berikut ini adalah mengenali gejala klinis demam tifoid :

1. Minggu pertama
Setelah tanda-tanda dan gejala muncul, penderita mungkin mengalami beberapa gangguan seperti :
– Demam dengan suhu tubuh diawali dari 39,4° derajat Cdan mengalami peningkatan secara bertahap hingga 40  C )
– Sakit kepala disertai batuk kering
– Tubuh terasa kelelahan, lemah dan lesu
– Kehilangan nafsu makan, nyeri perut dan diare atau sembelit
– Munculnya ruam

2. Minggu kedua
Jika pada minggu pertama gejala tidak mendapatkan perawatan yang tepat maka akan berkembang ketahap berikutnya dengan peningkatan gejala lebih menyakitkan lagi dari gejala awal seperti:
– Demam tinggi
– Diare atau sembelit yang parah serta perut terlihat buncit
– Penurunan berat badan secara drastis.

3. Minggu ketiga
Tahapan perkembangan tifoid selanjutnya bisa menyebabkan penderita mengigau dan pada kondisi ini disebut sebagai penyakit tifus yang bisa membahayakan jiwa penderita jika tidak segera mendapatkan perawatan yang tepat padanya.

4. Minggu keempat
Memasuki Minggu ke empat setelah munculnya gejala bisa menyebabkan komplikasi lain yang tentunya sangat mengancam jiwa pasien.
Peningkatan gejala menjadi penyakit yang hingga pada minggu ke empat umumnya penderita mengalami penurunan demam hingga suhu tubuh normal dalam 7-10 hari namun gejala dapat muncul kembali.

Nah dengan beberapa gejala klinis diatas maka penderita demam tifoid ini sebaiknya ditangani lebih cepat sebelum berkembang ketahap selanjutnya karena hal ini bisa menimbulkan Komplikasi Penyakit Tifus seperti :

– Kebocoran atau perdarahan pada usus (perforasi)
– Peradangan pada otot jantung (miokarditis)
– Radang selaput jantung dan katup (endokarditis)
– Pneumonia
– Peradangan pada pankreas (pankreatitis)
– Peradang pada kandung empedu (kolesistitis)
– Infeksi pada kandung kemih atau ginjal
– Meningitis dll.

Dengan kemajuan dibidang kesehatan penyakit tifus ini sudah ditemukan vaksinnya sehingga bisa menekan angka kematian yang disebabkan demam tifoid ini.
Cara pencegahan lainnya yaitu dengan selalu mencuci tangan sebelum makan, hindari mengkonsumsi air yang tidak dididihkan atau disterilkan atau jangan mengkonsumsi sayuran yang mentah serta mencuci buah sebelum dikonsumsi.