4 Bahaya Sembelit pada Anak yang Patut Diwaspadai

Bahaya Sembelit atau KonstipasiWaspadai sembelit pada anak-anak kita karena sembelit bisa menyebabkan kanker colon. Bahaya sembelit pada anak juga dapat menimbulkan komplikasi lain jika tidak segera ditangani oleh medis.

Sembelit atau konstipasi sendiri terkadang menjadi penanda adanya penyakit lain pada anak seperti gangguan saraf, cerebral palsy (gangguan pada fungsi otak) dan masalah pada tulang belakang.

Untuk mengetahui anak menderita sembelit atau tidak, ditandai dengan rasa sakit yang dialami oleh anak saat buang air besar, perut terasa nyeri, sakit perut, kembung, kurangnya nafsu makan anak ataupun terdapatnya darah segar pada permukaan tinja.

Sembelit ini bisa bersifat akut yang berarti tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu singkat, ataupun bersifat kronis dalam arti bahwa sembelit ini dapat berlangsung lama, bahkan bertahun-tahun.

Dan pada kebanyakan kasus sembelit akut tidak berbahayasementara sembelit kronis bisa menimbulkan komplikasi lain pada kesehatan anak.
Berikut ini adalah bahaya sembelit pada anak yang perlu kita waspadai demi kesehatan anak kita sendiri seperti:

4 Bahaya Sembelit pada Anak yang Patut Diwaspadai

1. Anal fissures
Anal fissures adalah robeknya mukosa anus ketika kondisi tinja anak sangat besar ataupun keras sehingga sulit dikeluarkan melalui anus secara normal.

2. Wasir
Sembelit kronis juga dapat menyebabkan wasir. Pembengkakan pada bibir anus ini bisa juga menyebabkan iritasi, nyeri atau gatal.

3. Impaksi tinja
Impaksi tinja terjadi ketika akumulasi tinja yang begitu banyak dalam usus besar. Tanda-tanda impaksi tinja mungkin termasuk perut buncit , ketidaknyamanan , kehilangan nafsu makan, muntah , atau demam.

Impaksi diperlakukan dengan menghilangkan penyumbatan tinja. Hal ini dapat dilakukan dengan prosedur enema (pemberian obat berupa cairan melalui anus), supositoria (pemberian obat padat melalui anus) atau dengan obat pencahar.

4. Megacolon
Mega colon adalah kondisi perbesaran usus karena menumpuknya feses yang dapat mengakibatkan bayi mengalami radang usus. Dan Dalam jangka panjang akan menyebabkan inkontinensia fekal ( ketidak mampuan rectum untuk menahan feses).

Dengan melihat bahaya yang bisa ditimbulkan pada anak yang menderita sembelit ini maka disarankan pada orang tua untuk selalu memperhatikan kesehatan anak.

Jika anak anda tidak pernah buang air besar lebih dari tiga hari segera periksakan diri anak pada ahli pediatric yang terpercaya untuk mendapatkan kepastian kesehatan anak.

Sebagai perawatan dirumah yang mungkin bisa membantu anak yang menderita sembelit atau konstipasi ini yaitu memberikan makanan yang berserat tinggi dan bujuk anak anda untuk sesering mungkin mengkonsumsi air.