Mengenal Gejala dan Jenis Kista

Gejala Kista yang BerbahayaMengenal gejala dan jenis kista merupakan hal penting untuk kita ketahui bersama mengingat keberadaan kista yang tidak ditangani dengan baik bisa berkembang menjadi kanker.

Mendengar kata kista sendiri kebanyakan orang membayangkan sesuatu yang bisa mnegancam jiwa. Padahal kista sendiri sangat banyak jenisnya dan tidak semuanya bisa mengancam jiwa kita.

Oleh karena itu kita harus mengenal apa itu kista baik gejala, penyebab maupun cara mengatasinya agar kita dapat mengambil tindandakan dan langkah-langkah yang tepat disaat kita mengetahui adanya kista yang bisa mengancam jiwa kita sendiri.

Pengertian kista sendiri menurut dunia medis adalah segala hal yang berupa kantung tertutup yang berisi cairan, gas atau bahan setengah padat yang bisa ditemukan pada bagian manapun dalam diri kita termasuk pada organ internal kita seperti hati, ovarium, ginjal atau pankreas serta beberapa bagian tubuh kita lainnya.

Jadi apa sesungguhnya kista ini?

Seperti yang telah disinggung diatas bahwa kista itu adalah kantung kecil yang berisi cairan, gas atau bahan lunak dengan ukuran yang bervariasi dan hal ini hanya dapat dideteksi di bawah mikroskop atau mereka bisa tumbuh begitu besar sehingga mereka menggantikan organ normal dan jaringan dan menyebabkan gejala.

Pada umunya kista kista bersifat jinak, namun kasus-kasus tertentu dapat dikaitkan dengan tumor ganas.

Proses keberadaan kista dalam tubuh kita bisa dipicu oleh infeksi, tumor, kondisi peradangan kronis, genetik. Dan kebanyakan kista timbul karena jenis kondisi seperti di atas dan hanya dapat dicegah sejauh bahwa penyebab yang mendasari dapat dicegah.

Apa gejala dan tanda-tanda kista dan bagaimana kista didiagnosa ?

Kadang-kadang kita bisa merasakan kista sendiri ketika menemukan atau merasakan benjolan yang abnormal pada tubuh kita, Misalnya, kista pada kulit atau jaringan di bawah kulit biasanya terlihat, kista di kelenjar susu (payudara) juga dapat teraba.

Beda halnya dengan kista pada organ internal seperti ginjal , indung telur atau hati yang seringkali tidak menghasilkan gejala atau tidak dapat dideteksi oleh individu yang ditumbuhi kista. Kista pada organ internal ini hanya dapat dideteksi melaui pencitraan seperti X – ray , USG , CT scan dan MRI.

Ada atau tidak adanya gejala yang dihasilkan oleh kista sendiri tergantung pada ukuran dan lokasi pertumbuhan kista. Kista yang cukup besar yang kemudian menekan atau menggantikan jaringan normal dapat menyebabkan gejala yang dapat dirasakan oleh penderita.

Jenis-Jenis Kista

Jenis kista sendiri sangat beragam dan beberapa diantaranya dapat kita lihat seperti dibawah ini:
• Kista di payudara yang merupakan kista yang dapat berkembang sangat pesat
• Kista ovarium jenis tertentu dari tumor ovarium
• Kista dalam kelenjar tiroid
• Kista Baker (poplitea) berupa pengkakan dibelakang lutut
• Kista ganglionyang berkembang pada sendi dan tendon
• Kista dari kelenjar dalam kelopak mata , disebut chalazions
• Kista kelenjar sebaceous pada kulit
• Kista epidermis kulit, kadang-kadang dikenal sebagai kista inklusi epidermal yang sering ditemukan pada wajah, kulit kepala dan leher.
• Bartholin kista , pembesaran kelenjar kecil di dekat lubang vagina
• Dll.
Pada umumnya jenis kista bersifat jinak dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa harus dilakukan pengobatan tetapi beberapa kista yang dapat menghasilkan gejala karena ukuran dan lokasi tempat pertumbuhan kista. Selain itu kista juga jarang mengembangkan kanker ataupun infeksi yang serius hanya ada beberapa kista yang bisa berkembang menjadi kanker seperti kista serosum, kista ovarium dan kista pilonidal.