Penyebab dan Gejala Hematospermia

Penyakit HematospermiaMungkin anda pernah mendengar tentang istilah Hematospermia. Hematospemia adalah munculnya bercak darah pada tetesan sperma saat ejakulasi.

Hematospermia dapat terjadi pada siapa saja dan pada umumnya dialami oleh pria dibanding wanita dengan rentang usia antara 30 tahun keatas.

Pada pria, penyakit Hematospermia atau mani bercampur darah ini disebabkan oleh banyak kondisi yang mempengaruhi pada sistem genitourinary pria.

Daerah yang terkena mungkin termasuk kandung kemih, uretra, testis, tabung yang mendistribusikan semen dari testis ( dikenal sebagai vesikula seminalis ), epididimis (segmen saluran sperma yang berfungsi untuk menyimpan sperma hingga matang) dan kelenjar prostat.

Tapi darah pada air mani ini juga bisa terjadi karena hasil dari biopsi pada kelenjar prostat. Lebih dari 80 % pria yang menjalani biopsi prostat ditemukan darah dalam mani mereka dan umumnya berlangsung selama tiga sampai empat minggu. Vasektomi dapat menyebabkan air mani berdarah selama sekitar satu minggu setelah prosedur.

Hematospermia juga dapat terjadi karena adanya infeksi yang disebabkan oleh klamidia , herpes, cytomegalovirus dan trikomoniasis.

Peradangan pada kandung kemih, testis atau vesikula seminalis yang disebabkan radang prostat (prostatitis), epididimis ( epididimitis) atau uretra (uretritis) menjadi salah satu penyebab hematospermia

Kalkuli (batu yang mirip dengan batu ginjal) dalam vesikula seminalis atau prostat, polip di uretra atu adanya kanker metastatik (kanker yang telah menyebar dari situs lain dalam tubuh) yang terletak dalam sistem genitourinary, kista, perdarahan atau kelainan lain di vesikula seminalisa juga bisa menjadi penyebabnya.

Jadi jika anda menemukan warna sperma sedikit kemerahan sebaiknya untuk segera periksakan diri kedokter keluarga anda apalagi jika anda menemukan gejala seperti nyeri buang air kecil, nyeri dengan ejakulasi, darah dalam urin, nyeri pada punggung bawah, demam, nyeri atau pembengkakan pada testis ataupun pada skrotum, pembengkakan atau nyeri di daerah selangkangan. Beberapa gejala ini bisa menjadi indicator dari penyakit hematosperma.