Gejala dan Penyebab Demam Rematik

Demam pada AnakDemam rematik disebabkan karena infeksi tenggorokan oleh bakteri streptokokus yang jika tidak segera diobati akan menyebabkan  radang tenggorokan ataupun demam berdarah.

Demam rematik ini tidak langsung terjadi setelah terinfeksi. Biasanya, indikasi atau gejala baru muncul sekitar lima minggu setelah infeksi streptokokus pada tenggorokan yang tidak diobati. Namun, infeksi tenggorokan streptokokus paling tidak mengakibatkan demam rematik.

Demam rematik ini sering dikategorikan sebagai peradangan akut yang dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh seperti sendi, jantung, kulit, dan sistem saraf.

Demam rematik ini biasanya menimpa anak-anak antara 6-15 tahun, meskipun dapat berkembang pada usia berapa pun. Dan pada wanita dua kali lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan dengan laki-laki.

Dalam banyak kasus, gangguan ini sering mempengaruhi peradangan katup jantung, yang dikenal sebagai karditis rematik yang menghambat aliran darah melalui jantung. Namun, pengobatan yang tepat dari infeksi tenggorokan streptokokus seperti penggunaan antibiotik dapat mencegah demam rematik ini terjadi.

Gejala Demam Rematik
Meskipun gejala demam rematik mungkin berbeda sesuai dengan masing-masing anak, berikut adalah beberapa indikasi yang paling umum dari kondisi demam rematik:

• Radang sendi, yang meliputi kemerahan, nyeri, dan bengkak. Biasanya sendi membesar seperti pada pergelangan kaki atau lutut yang terkena peradangan. Dan berpindah dari satu sendi ke sendi yang lainnya pada beberapa hari berikutnya.
• Benjolan keras yang bentuknya melingkar atau nodul yang terjadi di bawah kulit.
• Gangguan dan perubahan dalam gerakan neuromuskuler anak yang dapat membuat gemetar disaat menulis.
• Ruam berwarna merah muda dengan tepi yang tidak biasa yang biasanya terjadi pada kaki dan tangan, bagian tubuh lainnya.
• Kehilangan berat badan.
• Demam
• Nyeri di perut
• Kelelahan

Risiko Terkait pada Demam Rematik
Seperti telah disebutkan di atas, itu adalah anak-anak dalam rentang usia 5-15 yang beresiko tinggi terkena demam ini, terutama jika mereka rentan terhadap serangan infeksi tenggorokan streptokokus.

Anak-anak yang memiliki riwayat keluarga demam rematik juga berisiko tinggi menderita demam rematik. Waktu berjangkitnya demam rematik biasanya pada musim hujan karena pada kondisi cuaca yang dingin. Tapi anda tak perlu khawatir, meskipun radang tenggorokan streptokokus menular namun demam rematik tidaklah demikian.

Pilihan Pengobatan untuk Demam Rematik
Umumnya, kombinasi dari tiga pendekatan yang diberikan di bawah ini digunakan untuk mengobati demam rematik.

Mengobati Infeksi Streptococcus
Tujuan langsung yang harus menggunakan antibiotik untuk mengobati infeksi. Setelah pengobatan awal untuk infeksi streptokokus, dosis antibiotik bulanan dapat dilanjutkan untuk membantu dalam mencegah komplikasi lebih lanjut.

Obat untuk Peradangan
Obat yang dapat diresepkan untuk membantu dalam mengurangi rasa sakit pada sendi serta mengurangi pembengkakan pada otot jantung.

Istirahat yang Cukup
Dokter akan menganjurkan untuk istrahat yang cukup sesuai dengan tingkat keparahan dari penyakit,biasanya  istrahat yang cukup antara 2 hingga 12 minggu dapat membantu dalam penyembuhan demam rematik ini.

Demam rematik disebabkan karena infeksi tenggorokan oleh bakteri streptokokus. Jika  infeksi ini tidak segera diobati, akan mengakibatkan radang tenggorokan ataupun demam rematik.