Nyeri Perut Bagian Atas Pubis

DUNIAMEDIS.NET – Nyeri yang dirasakan mulai dari perut sampai kepanggul biasanya dokter menyebutnya dengan (Simfisis Pubis). Biasanya penderita akan merasasakan sakit yang luar biasa sehingga untuk berjalan, naik tangga dan melakukan gerakan yang mempergunakan tulang-tulang panggul akan terasa sangat sulit. Simfisis pubis adalah pertemuan antara tulang pinggul kiri dan kanan di bagian depan tubuh tepat di atas kemaluan (pubis).

Nyeri Perut Bagian Atas Pubis
Nyeri Perut Bagian Atas Pubis

Penyebab nyeri di perut pada pria adalah peradangan vesikula seminalis atau vesikel. Hal ini biasanya berkembang dalam bentuk komplikasi yang belum sembuh dengan baik prostatitis atau uretritis pada pria, tetapi sering muncul sebagai penyakit independen. Dalam hal ini, rasa sakit di perut bagian bawah di atas pubis terletak sejajar dengan lipatan inguinal. Cukup sering, nyeri menyebar ke korda spermatika di testis. Ketika kandung kemih penuh, maka rasa sakit akan meningkat, kolik sperma dapat terjadi: nyeri akut di perut, perineum dan testis selama ejakulasi.

Selain itu keluhan lain nyeri pada perut kanan bawah di bagian atas pubis dapat disebabkan karena berbagai hal, seperti:

1. Usus buntu. Usus buntu ini memiliki gejala demam, nyeri yang awalnya di ulu hati sehingga menyerupai sakit maag, namun lama kelamaan akan semakin menjalar ke bagian kanan bawah.

2. Batu saluran kemih / infeksi saluran kemih Keluhan ini dapat terjadi sendiri-sendiri ataupun bersamaan. Nyeri biasanya dirasakan dari pinggang hingga perut bawah di dekat kandung kemih. Keluhan juga sering disertai nyeri pada saat berkemih.

3. Radang tulang panggul / coxitis Radang pada tulang ini dapat menimbulkan nyeri pada daerah panggul hingga perut bawah

4. dan lain-lain Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter Anda untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Bila diperlukan, maka Anda akan dirujuk ke dokter spesialis yang sesuai. Untuk mendiagnosis penyakit-penyakit di atas, diperlukan juga pemeriksaan laboratorium seperti cek darah, cek urin, USG, rontgen, dan lain-lain sesuai dengan pertimbangan dokter.

Yang dapat Anda lakukan di rumah adalah:

1. Minum air putih yang cukup
2. Perhatikanlah kapan biasanya nyeri tersebut muncul. Apakah ada faktor-faktor atau kondisi di mana nyeri semakin parah.

Demikian artikel ini, semoga membantu dan bermanfaat untuk Anda.