Penyebab Sakit Saat Haid Pada Bokong

DUNIAMEDIS.NET – Haid atau menstruasi merupakan bagian yang harus dilalui setiap wanita. Haid yang datang pada hari pertama biasanya kebanyakan akan merasakan nyeri pada bagian perut sehingga tidak sedikit wanita yang tidak melakukan aktivitas kerja pada saat rasa nyeri itu datang.

Penyebab Sakit Saat Haid Pada Bokong
Penyebab Sakit Saat Haid Pada Bokong

Rasa nyeri saat menstruasi yang membuat bagian perut dan pinggang terasa begitu sakit rupanya disebabkan adanya proses ilmiah yang terjadi dalam tubuh. Rasa itu muncul ketika tubuh melepaskan hormon prostaglandin yang bekerja merangsang konstraksi otot yang diperlukan untuk meluruhkan dinding rahim.

Seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi mengatakan “Wanita yang sedang dalam masa menstruasi, maka otot rahim akan membawa darah kotor ke bagian bawah selain itu nyeri saat haid bisa disebut dengan dismenorea.

Dismenorea dapat dibagi menjadi dua macam yaitu dismenorea primer dan sekunder.

Dismenorea primer disebabkan faktor intrinsik uterus yaitu dari rahimnya sendiri. Inilah yang paling banya dialami oleh setiap wanita yang menstruasi sangat berhubungan erat dengan adanya ketidakseimbangan hormon steroid seks.

Dismenorea ini terjadi mulai dari nyeri ringan atau berat pada perut bagian bawah sampai bokong dan sisi medial paha. Selain itu, ada juga gangguan lainnya seperti mual sebanyak 50 persen, 25 persen mengalami muntah dan gangguan buang air besar sebanyak 35 persen.

Bahkan pada kondisi yang berat, orang yang mengalami dismenorea ini bisa kehilangan kesadaran karena pingsan. “Biasanya pingsan disebabkan karena lemes.

Perlu diketahui, dismenorea bukanlah penyakit melainkan hanya gejala. Bukan penyakit tapi gejala. Biasanya ada pada perempuan usia 15-44 tahun. Sementara itu, dismenorea sekunder terjadi karena adanya penyakit lain. Biasanya gejala ini terjadi karena ada masalah organik.

Ada kelainan organ di bagian pelvis. Bisa mioma, kista, adenomiosis (masuknya darah yang meluruh ke dinding rahim), endometriosis (masuknya darah yang meluruh ke dalam perut, dan radang panggul).

Dismenorea sekunder dapat terjadi kapan saja. Sepanjang hidup seorang perempuan. Rasa nyeri yang diakibatkan dismenorea sekunder hanya bisa dihentikan jika penyebabnya diberantas.