Jenis dan Manfaat Mineral Mikro Untuk Tubuh

Jenis dan Manfaat Mineral Mikro Untuk TubuhDUNIAMEDIS.NET – Setiap orang memerlukan asupan mineral pada agar tubuhnya bisa berkembang.

Mineral terbagi menjadi dua macam, yaitu mineral makro dan mineral mikro. Nah, pada kesempatan ini kami akan membahas mengenai mineral mikro.

Mineral mikro adalah mineral yang terdapat pada tubuh dan kurang dari 0.01% berat tubuh dan hanya dibutuhkan dalam jumlah kurang dari 100 mg/hari. Jenis-jenis mineral mikro ialah besi (Fe), tembaga (Cu), iodine (I2), zinc (Zn), kobalt (Co), dan Se (selenium).

Mineral mikro memiliki berbagai fungsi yang berbeda pada tubuh dikarenakan jenis-jenisnya pun sudah berbeda. Apa saja jenis dan fungsi dari mineral mikro tersebut? Simak pemaparannya berikut ini.

Kromium

Mineral mikro yang pertama ialah Kromium. Kromium atau Cr sangat dibutuhkan oleh tubuh dalam membantuk metabolisme karbohidrat dan lemak. Kromium berfungsi untuk memudahkan masuknya glukosa ke dalam sel.

Dalam kerjanya, kromium bekerja sama dengan insulin. Kromium bisa didapatkan dengan mengonsumsi berbagai macam jenis buah dan sayur-sayuran seperti kentang, cabai hijau, apel, pisang, bayam, wortel, dan jeruk.

Zat Besi

Jenis mineral mikro yang kedua ialah zat besi atau yang biasa dikenal dengan istilah Fe. Zat besi memiliki fungsi untuk mengatur molekul hemoglobin sel-sel darah merah. Hemaglobin bertanggung jawab dalam pendistribusian oksigen dari paru-paru ke keseluruh jaringan tubuh.

Tak hanya itu, zat besi juga memilki andil dalam metabolisme energi, termasuk sintesis DNA oleh beberapa enzim, serta dalam sistem kekebalan tubuh. Sayuran-sayuran yang mengandung zat besi ialah sayuran yang berwarna hijau seperti bayam, kangkung, daun singkong, dan daun pepaya.

Selenium

Selain kedua jenis mineral di atas, ada juga Selenium. Selenium atau Se adalah mineral yang bermanfaat sebagai antioksidan dalam sistem enzim. Dalam kerjanya, selenium bekerja sama dengan vitamin E. Selain sebagai anti oksidan, selenium juga memiliki fungsi untuk mencegah terjadinya serangan radikal bebas.

Bahkan, ia mampu untuk melindungi membran dari kerusakan oksidatif, membantu reaksi oksigen dan hodrogen pada tahap akhir rantai metabolisme, serta membantu sintesi immunoglobulin sebagai kekebalan tubuh. Konsumsi bawang, kubbis, gandum, brokoli dan tomat agar Anda mendapatkan manfaat dari Selenium.

Boron

Jenis mineral yang selanjutnya ialah Boron. Boron atau Bo memiliki efek positif untuk mencegah osteoprosis dan osteoarthritis. Cara Boron mencegah kedua penyakit tersebut ialah dengan meningkatkan penggunaan kalsium dan magnesium.

Fungsi boron tersebut bersifat sinergis dengan vitamin D dalam memperkuat tulang. Selain itu, Boron juga dapat membantu memelihara fungsi sarat. Mekanisme kerja pada Boron juga berhubungan dengan fungsi membran sel sarat serta terbukti memiliki aktivitas anti-inflamasi (antiperadangan).

Aktivitasnya sangat signitifkan, terutama untuk pencegahan penyakit pradangan, seperti rematoid, artritis, dan asama. Untuk mendapatkan asupan mineral Boron, disarankan untuk mengonsumsi jamur, kacang-kacangan dan asparagus.

Seng

Mineral yang terakhir adalah Seng atau Zn. Seng bermanfaat untuk memproses kekebalan tubuh, memelihara kesehatan mata, menghambat virus, mengurangi risiko kanker, menjaga kesehatan organ vital laki-laki, dan mempercepat proses penyembuhan luka. Seng terdapat pada kacang-kacangan, biji-bijian, legum, dan gangum.

***

Itulah beberapa jenis mineral mikro yang dibutuhkan oleh tubuh manusia dan beragam manfaatnya untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.