Efek Samping Kafein Pada Tubuh

Efek Samping Kafein Pada TubuhKafein secara alami ditemukan dalam tanaman tertentu seperti pada buah kopi, tetapi juga dapat diproduksi secara sintetis dan ditambahkan ke produk makanan.

Kafein sebenarnya digunakan untuk merangsang sistem saraf dan otak, tetapi tidak memberikan gizi apapun.
Dalam beberapa kasus kafein dapat digunakan untuk mengusir rasa kantuk dan mengatasi kelelahan untuk sementara waktu. Namun pada penggunaan jangka panjang produk ini dapat menyebabkan efek samping. Dan untuk mengetahui apa saja efek samping kafein pada tubuh, berikut penjelasannya.

• Efek samping kafein yang paling umum

Efek samping yang paling umum dari asupan kafein termasuk detak jantung cepat, diare, iritabilitas, menimbulkan rasa gugup yang parah, mual, gangguan tidur atau muntah.

Pada beberapa kasus, efek samping kafein mungkin seseorang akan mengalami hiperglikemia yang dapat menyebabkan kantuk, penglihatan kabur, kulit kering memerah, terdapatnya keton dalam urin, buang air kecil meningkat, mual, kehilangan nafsu makan, kelelahan, sakit perut, kesulitan bernapas, muntah atau rasa haus yang tidak biasa.

Hipoglikemia dapat menyebabkan keringat dingin, gelisah, penglihatan kabur, kulit pucat dingin, kebingungan, rasa lapar berlebihan, mengantuk, kegelisahan, gelisah saat tertidur, kelelahan yang tidak biasa.

• Efek Samping yang kurang umum

Dalam kasus yang kurang umum orang yang mengalami reaksi negatif terhadap kafein dapat menyebabkan diare berdarah, perut kembung dan dehidrasi.

• Pengaruh Overdosis

Pada mereka yang mengalami over dosis pada kafein mungkin akan terlihat kebingungan, sakit perut kejang, agitasi, gelisah ataupun cemas, peningkatan kepekaan terhadap rasa sakit atau sentuhan, dehidrasi, detak jantung terlalu cepat ataupun tidak teratur, lekas marah, demam, sakit kepala, otot berkedut atau gemetar, sering buang air kecil, telinga mendenging, muntah, dll.

Sebagian besar efek samping yang tercantum di atas tidak memerlukan perhatian medis dan akan memudar ketika tubuh telah terbiasa dengan kafein.