Apa Itu Halusinasi Auditory

Apa Itu Halusinasi AuditoryHalusinasi Auditory atau halusinasi pendengaran adalah persepsi suara tanpa adanya rangsangan pendengaran. Dan halusinasi pendengaran ini adalah salah satu bentuk yang paling umum dari beberapa jenis halusinasi.

Halusinasi pendengaran adalah bentuk halusinasi yang membuat seseorang merasakan suara tanpa bantuan stimulus auditori eksternal (tanpa rangsangan dari indera pendengaran).

Halusinasi pendengaran biasanya (tidak selalu) merupakan gejala penyakit mental atau gangguan psikotik seperti skizofrenia atau gangguan bipolar. Namun, halusinasi tersebut juga dapat disebabkan karena gangguan stress pascatrauma , penyalahgunaan narkoba dan kurang tidur.

Hubungan antara halusinasi pendengaran dan penyebab non psikotik sedang diteliti, tetapi penelitian sampai saat ini telah meyakinkan. Halusinasi pendengaran juga telah terlihat berhubungan erat dengan gangguan neurologis seperti epilepsi.

Karakteristik Halusinasi pendengaran

Kebanyakan orang, setidaknya sekali, “mendengar” atau melihat beberapa jenis suara atau musik tanpa stimulus eksternal di beberapa titik dalam hidup mereka. Hal ini terjadi sangat jarang dan ini tidak dapat dikatakan halusinasi pendengaran.

Mendengar suara di dalam kepala tidak dianggap sebagai halusinasi pendengaran. Dalam halusinasi pendengaran, orang mendengar suara-suara di dalam kepala mereka atau memiliki persepsi bahwa seseorang sedang berbicara kepada mereka, ketika tidak ada stimulus pendengaran.

Suara-suara yang jelas baik dalam memberikan perintah yang baik maupun perintah negatif pada penderitanya. Namun perlu dicatat bahwa halusinasi pendengaran berbeda dari ilusi pendengaran di mana orang salah menafsirkan sinyal pendengaran atau stimulus.

Halusinasi pendengaran dan Skizofrenia

Meskipun dapat disebabkan oleh gangguan neurologis seperti epilepsi atau penyebab non psikotik lain seperti stres yang ekstrim, halusinasi pendengaran yang paling sering terlihat pada pasien dengan skizofrenia.

Kebanyakan orang yang menderita skizofrenia atau menderita depresi bipolar parah juga menunjukkan gejala halusinasi pendengaran.

Oleh karena halusinasi pendengaran cukup signifikan dalam mendiagnosis kondisi ini. Pasien skizofrenia yang sering mengalami halusinasi ini mampu mengenali bahwa suara yang mereka dengar tidak nyata dan merupakan produk dari pikiran mereka.

Penelitian telah menunjukkan bahwa halusinasi pendengaran disebabkan oleh gangguan pada sel-sel saraf dan erat terkait dengan penggunaan dopamin sebagai neurotransmitter.

Halusinasi pendengaran dan Penyebab Non Psikotik

Ada beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan halusinasi pendengaran yang non psikotik. Penggunaan obat-obatan tertentu seperti kokain dan ganja juga dapat menyebabkan seseorang bisa mengalami halusinasi pendengaran.

Mengalami kejadian yang cukup menyedihkan seperti kematian dari yang dikasihinya, perceraian dan pengalaman yang pernah membuatnya nyaris meninggal juga dapat menyebabkan stres yang intens yang mungkin menyebabkan halusinasi pendengaran.

Pengobatan Halusinasi Pendengaran

Tidak ada pengobatan tunggal untuk halusinasi pendengaran yang bisa bekerja secara efektif sebelum mengetahui apa penyebab dari halusinasi pendengaran tersebut.

Jika episode halusinasi pendengaran karena skizofrenia, maka anti obat psikotik yang mengontrol metabolisme dopamin diresepkan. Terapi perilaku kognitif serta terapi suportif ditingkatkan juga digunakan untuk mengobati frekuensi dan intensitas halusinasi pendengaran.

Ketika halusinasi pendengaran terlihat pada pasien sebagai akibat dari psikosis dengan epilepsi, maka kombinasi antikonvulsan dan antipsikotik biasanya diresepkan.

Halusinasi pendengaran juga merupakan gejala potensial psikosis dan gangguan mental. Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak semua orang yang memiliki halusinasi pendengaran menderita psikosis mental.