Penyebab Berhalusinasi Di Malam Hari

Penyebab Berhalusinasi Di Malam HariHalusinasi pada malam hari sangat menakutkan dan dapat menimbulkan trauma bagi pasien dan anggota keluarganya. Dan halusinasi ini biasanya akibat gangguan mental atau sebagai respon terhadap suatu obat.

Halusinasi umumnya dialami saat tidur. Halusinasi saat tidur adalah semacam gangguan tidur yang juga dikenal sebagai parasomnia.

Halusinasi pada malam bisa dialami melalui indera peraba, indera penciuman, indera pendengar maupun indera penglihatan. Namun, sebagian besar penderita mengalami halusinasi audio visual.

Ada dua jenis halusinasi saat tidur malam. Salah satunya adalah hypnagogic, yang terjadi hanya ketika penderitanya akan tertidur dan yang lainnya hypnopompic, yang terjadi ketika hendak bangun.

Penyebab halusinasi dimalam hari

Menurut statistik medis, halusinasi pada malam hari terlihat dalam satu dari setiap tiga orang dewasa muda. Berikut adalah beberapa halusinasi menyebabkan bertanggung jawab untuk masalah ini.

• Insomnia
• Kelelahan
• Pengaruh obat tertentu

Pengaruh pada Orang Tua

Halusinasi pada orang tua tidak berbeda dari orang lain. Mereka dapat mempengaruhi pendengaran, visual, penciuman, sentuhan dan indera lainnya. Ketika orang tua menderita halusinasi, mereka mudah marah, gelisah, terganggu, takut dan paranoid. Alasan untuk halusinasi pada orang tua adalah Charles Bonnet Syndrome, Sindrom matahari terbenam, kanker otak, gagal ginjal, luka di kepala, penuaan dan kelelahan emosional.

Halusinasi pada Anak

Halusinasi pada anak-anak sering dianggap sebagai psikopatologi nonpsychotic. Mereka dianggap sebagai bagian dari pengembangan anak, tergantung pada beratnya. Halusinasi pada anak-anak mungkin muncul dalam bentuk mendengar langkah kaki atau mengetuk pintu.

Halusinasi pada malam hari dapat mencakup, melihat gambar dan mendengar suara-suara yang dapat melukai anak. Tanda-tanda lain dari halusinasi pada anak dapat dilihat dalam bentuk perubahan suasana hati yang aneh, perilaku aneh dan penarikan sosial.

Halusinasi Demensia

Orang yang menderita demensia cenderung memiliki halusinasi. Mereka mungkin, seperti semua orang lain, melihat, merasakan, mendengar, mencium atau menyentuh hal-hal imajiner.

Ketika demensia memburuk, penderita akan menegaskan fakta bahwa halusinasi adalah nyata. Seringkali orang tersebut tidak mampu mengungkapkan perasaan mereka. Oleh karena itu mereka mungkin tidak pernah menyadari apa yang membuat mereka bersedih.

Halusinasi pada malam hari bisa sangat mengganggu mereka dan anggota keluarga mereka. Mereka juga akan mengalami peningkatan stres dan sangat jauh dari gaya hidup normal