Penyebab Halusinasi Berdasarkan Jenisnya

Penyebab HalusinasiPada pembahasan yang lalu telah dibahas mengenai apa itu halusinasi dan apa pula itu delusi. Dan pada pembahasan kali ini, kita dapat melihat apa kira-kira penyebab haluisnasi tersebut.

Halusinasi terjadi ketika kita melihat sesuatu tanpa rangsangan yang hadir. Otak memiliki mekanisme sendiri berjalan dan merasakan beberapa hal berdasarkan memori.

Hal ini dapat dialami ketika kita bermimpi, di mana hal-hal yang tidak mungkin di dunia nyata, mungkin terjadi dalam mimpi. Tapi ini terjadi ketika kita tidak sadar, sehingga ketika kita bangun, kita kembali di dunia nyata.

Namun halusinasi terjadi ketika otak tidak dapat membedakan antara realitas dan khayalan, sehingga mulai melihat hal-hal bahkan ketika tidak ada rangsangan yang hadir baik dalam bentuk bau, rasa, visi, suara ataupun perasaan taktil.

Ada beberapa jenis halusinasi yang dapat terjadi, ini termasuk halusinasi auditori, halusinasi visual, halusinasi penciuman, halusinasi somatik, halusinasi taktil, atau halusinasi gustatory.

Penyebab Auditory Halusinasi

Auditory Halusinasi atau halusinasi pendengaran termasuk mendengar suara-suara, suara, musik, dan suara yang tidak hadir dalam realitas.

Sebuah contoh khas dari seseorang yang menderita halusinasi pendengaran adalah bahwa dia akan mendengar namanya dipanggil, tapi ketika ia melihat sumber suara tersebut ternyata tidak seorangpun yang dilihatnya. Selain itu, ia akan mendengar suara-suara yang berbicara tentang dia.

Penyebabnya:
• Skizofrenia
• Depresi
• Hidup terisolasi

Penyebab Halusinasi Visual

Halusinasi visual terjadi ketika seseorang mulai melihat hal-hal yang tidak ada. Ini adalah proses bertahap dan mungkin mulai dengan pasien hal penglihatan dalam berbagai bentuk seperti bayangan dan pola, kilatan cahaya atau benda.

Penyebab halusinasi visual ini antara lain:
• Delirium
• Demensia
• Sindrom Anton dan Charles Bonnet Syndrome
• Tumor.

Penyebab Halusinasi visual lainnya :

• Pengaruh Obat dan Alkohol
• Kelelahan dan letih

Pntingnya mengetahui penyebab halusinasi ini agar penderitanya mendapatkan perhatian medis dan psikologis sesegera mungkin karena halusinasi ini dapat mengganggu aktivitas normal dari penderitanya.