Pencegahan Asam Urat yang Paling Efektif

Pencegahan Asam UratPencegahan penyakit asam urat yang paling efektif salahsatunya adalah diet yang tepat. Pencegahan untuk asam urat melalui diet, utamanya dengan diet rendah purin.

Dan pada penulisan artikel kali ini dunia medis akan menampilkan beberapa jenis makanan rendah purin yang perlu dikonsumsi untuk mencegah serangan asam urat.

Tapi sebelum melihat jenis makanan apa saja yang perlu dikonsumsi pada penderita adsam urat serta makanan yang perlu dihindari pada pasien penderita asam urat, terlebih dahulu kita akan menyinggung mengenai apa sesungguhnya itu asam urat.

Asam urat dalam dunia medisnya diistilahkan dengan gout, yaitu jenis arthritis yang berhubungan dengan rasa sakit pada persendian.

Gejala serangan asam urat sendiri dapat dikenali dengan serangan tiba-tiba pada persendian berupa nyeri, kemerahan dan peradangan pada sendi yang umumnya menyerang jempol kaki dan kemudian akan menyebar ke sendi lain.

Proses munculnya asam urat ini disebabkan oleh kadar asam urat dalam darah dan jaringan tubuh yang berlebihan sehingga terus terakumulasi, mengumpul yang pada pada akhirnya asam urat tersebut akan mengkristal pada sendi dan menyebabkan jenis arthritis yang dikenal dengan penyakit asam urat.

Hadirnya asam urat ini sangat erat kaitannya dengan diet harian kita, terlebih lagi jika tubuh sudah tidak mampu lagi memecah asam urat. Ketidak mampuan tubuh dalam memetabolisme asam urat juga dikaitkan dengan beberapa kondisi kesehatan lainnya seperti penyakit ginjal, batu ginjal asam urat, diabetes, aterosklerosis dan tekanan darah tinggi.

Jadi untuk mecegah penyakit asam urat yang paling efektif adalah melalui diet rendah purin melalui pemilihan makanan yang tepat.

Diet pencegah asam urat

Makanan untuk Hindari

Ketika merencanakan perubahan diet, seseorang harus berkonsentrasi pada menghindari makanan yang dapat menyebabkan asam urat. Sementara menghindari makanan tinggi purin, seseorang harus mengkonsumsi banyak air (minimal 6 sampai 8 gelas sehari), hindari alkohol, kopi, hidangan pedas, gorengan, es krim, tepung putih dan sebagian besar biji-bijian.

Dan untuk lebih jelasnya anda bisa lihat beberapa jenis makanan yang perlu dihindari seperti:

• Daging: organ daging organ, daging ekstrak, sapi, dan kaldu daging, kalkun, angsa, dll
• Seafood: Udang, kerang, kepiting, salmon, mackerel, sarden, ikan cod, herring dan ikan asin, dll.
• Sayuran: Asparagus, kacang-kacangan (kacang hitam, kacang hijau, buncis, lentil, kacang merah, kacang lima, kacang pinto, kacang kedelai, kacang polong, kacang putih, dll), dimasak bayam, kembang kol, jamur, rhubarb (dengan gula yang berlebihan) , dll

Jenis makanan untuk penderita asam urat

Ketika penyakit asam urat sudah berlangsung cukup lama maka dapat menyebabkan tekanan darah tinggi sehingga disarankan untuk diet rendah lemak.

Jadi meskipun susu dan produk susu tergolong rendah purin, tapi anda harus memilih susu yang rendah lemak ketika merencanakan diet bebas purin.

Diet untuk mencegah asam urat harus mengandung protein rendah dan makanan rendah kalori. Dan untuk lebih jelasnya makanan yang bisa dikonsumsi oleh penderita asam urat, dapat dilihat seperti dibawah ini:

• Buah: Berries merah, blueberry, stroberi, ceri segar, pisang, jeruk, dll
• Sayuran: Tomat, seledri, kangkung, peterseli, kol, kubis merah, paprika merah, kentang, dan sayuran hijau dan berdaun, dll
• Karbohidrat: Sereal, roti gandum, beras, tofu, dll.
• Lemak: Ikan Tuna, Kacang, Biji rami, dll
• Aneka makanan lainnya: Nasi, Mentimun, Pear, Selada, Lobak, Apel, Daun adas, Wortel, Alpukat, Nanas, Kubis putih, Rebung, Jagung manis, Paprika hijau, dll.

Makanan yang disebutkan di atas harus terus-menerus dimasukkan dalam diet pengobatan asam urat anda. Namun, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai diet apapun. Misalnya, pasien penyakit ginjal, perlu berkonsultasi dengan dokter tentang asupan cairan boleh dikonsumsi.