Gejala Rematik Berdasarkan Jenisnya

Gejala Rematik Berdasarkan JenisnyaBanyak orang merasa kesulitan untuk membedakan antara gejala rematik, flu tulang dan asam urat, padahal mereka memiliki perbedaan yang cukup jelas dan mendasar.

Dan pada pembahasan kali ini akan memberikan informasi mengenai gejala rematik yang bisa menjadi panduan dalam membedakan antara gejala rematik dengan gangguan tulang dan persendian lainnya.

Satu hal yang perlu dipahami bahwa peradangan dari satu atau lebih sendi dalam tubuh diistilahkan dengan arthritis. Sementara arthritis ini juga dapat disebut sebagai rematik yaitu istilah umum untuk menggambarkan setiap jenis rasa sakit atau nyeri yang mempengaruhi tulang, otot atau sendi.

Dalam dunia medis sendiri, penyakit rematik sendiri sangat banyak jenisnya dan memiliki gejala yang tidak sama pula. Berikut ini adalah beberapa jenis rematik dan gejalanya.

Gejala rematik arthritis

Gejala rematik arthritis mirip dengan osteoarthritis. Fitur yang membedakannya adalah dalam osteoarthritis, keausan sendi dan ligamen menyebabkan rasa sakit. Padahal dalam arthritis rematik, lapisan sendi yang meradang yang kemudian menimbulkan rasa nyeri.

• Pembengkakan pada satu atau lebih sendi tubuh.
• Kekakuan di sekitar sendi
• Rasa sakit yang konstan dan berulang yang dialami tanpa diketahui penyebabnya.
• Sendi tampak merah dan hangat saat disentuh.
• Kesulitan dalam menggerakkan sendi secara tiba-tiba.

Gejala Rematik palindromic

Rematik palindromic juga dikenal sebagai Hench-Rosenberg Syndrome atau Sindrom Hench ini.
Rematik palindromic adalah penyakit autoimun kronis dan merupakan bentuk parah dari rheumatoid arthritis dengan gejalanya seperti:
• Satu atau lebih sendi dapat dipengaruhi pada satu waktu dan biasanya terlihat pada sendi pergelangan tangan siku dan lutut.
• Rematik palindromic kebanyakan mempengaruhi satu sisi tubuh pada suatu waktu. Tetapi terkadang pula bisa mempengaruhi kedua sisi tubuh.
• Rasa sakit dan peradangan pada sendi yang terkena selama sekitar 4 sampai 5 hari kemudian normal kembali selama beberapa menit sampai beberapa minggu kedepannya.
• Ketika gejala sedang berlangsung , dapat menyebabkan nyeri, kekakuan dan pembengkakan.
• Karena merupakan penyakit auto imun maka gejalanya dapat berbeda pada setiap orang.
• Jika rheumatoid arthritis dapat menyebabkan kerusakan pada sendi secara permanen maka rematik palindromic, sendi bisa normal kembali.

Gejala Rematik Muscular

Rematik Muscular adalah peradangan dari jaringan fibrosa atau pada jaringan ikat tubuh. Peradangan ini juga dikenal sebagai fibromyalgia atau rematik, fibrositis atau fibromyositis oleh dokter. Rematik muscular ini dapat menimbulkan sejumlah gejala seperti dibawah ini:

• Pada awal terkena rematik akut ditandai dengan demam dan denyut nadi yang cepat.
• Ada rasa nyeri yang intens bagian yang sakit.
• Jaringan menjadi sensitif dan terasa sangat sakit.
• rasa sakit pada otot tanpa menimbulkan kerusakan permanen.
• Pembengkakan pada hati.
• Rematik otot kronis ditandai dengan nyeri dan kekakuan kronis pada otot yang terkena.
• Rasa sakit lebih buruk ketika otot-otot digerakkan.

Gejala rematik jaringan lunak

Rasa sakit dan peradangan pada otot, tendon dan ligamen atau daerah di luar sendi dikenal sebagai rematik jaringan lunak dengan beberapa gejala sebagai berikut:

• Gejala rematik t jaringan lunak termasuk rasa hangat dan pembengkakan di dekat permukaan otot yang terserang.
• Eritema dan nyeri ketika ada tekanan padanya
• Mungkin ada nyeri karena gerakan.
• Rasa sakit mungkin semakin parah di malam hari.

Gejala tertentu lainnya termasuk kesulitan menelan, sakit kepala konstan, diare, mati rasa pada ekstremitas serta sakit perut dalam beberapa kasus.

Setiap sendi dalam tubuh Anda dapat dipengaruhi dengan rematik. Dalam kasus rheumatoid arthritis, penderitanya mungkin mengalami demam, kehilangan nafsu makan dan energi.