6 Tips untuk Memijat Bayi yang Efektif

Cara Memijat Bayi Pemijatan bayi sangat bermanfaat untuk kesehatan bayi asal dilakukan dengan cara-cara yang tepat.

Pijat bayi ini sebenarnya merupakan praktek tradisional namun karena melihat manfaatnya, Pijatan bayi diera sekarang ini justru lebih dikembangkan dengan tujuan-tujuan tertentu dalam mengatasi gangguan kesehatan pada bayi .

Selain teknik pijat, minyak pijat yang baik juga turut berkontribusi dalam memberikan efek manfaat pada kesehatan bayi seperti membantu merilekskan bayi sekaligus memperlancar aliran darah sehingga dapat merangsang tumbuh kembangnya bayi anda.

Melakukan pijat bayi secara teratur, dapat membantu rilekskan otot-otot bayi, meningkatkan berat badan bayi dan sekaligus dapat mengatasi masalah gangguan pencernaan bayi anda.

6 Tips untuk Memijat Bayi yang Efektif

1.  Minyak pijat dapat digunakan pada bayi anda jika umur bayi lebih dari satu bulan. Pijat hanya dapat diberikan pada bayi untuk jangka waktu 10-15 menit.

2. Waktu pijat bayi juga merupakan faktor yang sangat penting. Pemijatan yang baik sebaiknya dilakukan pada pagi hari atau sebelum bayi dimandikan. Pemijatan ini sebaiknya dilakukan secara lembut dan berhati-hati utamanya saat memijat pada bagian perut bayi anda.

3. Jangan pernah memijat bayi tanpa menggunakan minyak pijat bayi untuk menjaga iritasi pada kulit bayi.

4. Jangan memijat bayi anda jika anda masih memiliki kuku yang panjang atau anda masih menggunakan cincin.

5. Pemijatan bayi sebaiknya dimulai dengan pijatan pada kaki, tangan kemudian pada bagian anggota tubuh lainnya.

6. Saat memijat bayi, pencahayaan ruangan jangan terlalu menyilaukan, suhu ruangan pijat sebaiknya dalam keadaan hangat agar bayi anda dapat merasa nyaman dengan kondisi demikian.

Teknik pijatan dan minyak pijat sangat berpengaruh pada efek manfaat untuk kesehatan bayi anda. Dan semoga 6 tips pijat bayi yang efektif diatas bisa menjadi masukan dan bermanfaat bagi anda yang masih pemula dalam merawat bayi  anda.