Penyebab Sakit Perut Setelah Makan

Penyebab Sakit Perut Setelah MakanSakit perut setelah makan adalah kondisi umum yang sering dialami oleh kebanyakan orang, utamanya ketika makanan yang dikonsumsi tidak tercerna dengan baik ataupun karena beberapa kondisi medis yang mendasarinya.

Sakit perut setelah makan ini juga bisa terjadi mengonsumsi produk makanan yang tidak biasa kita konsumsi, makanan yang menyebabkan alergi atau bahkan karena faktor kekenyangan.

Masa inkubasi dari sakit perut setelah makan bervariasi, ada orang yang mengalami sakit perut hanya selang beberapa menit sehabis makan atau beberapa jam setelahnya.

Selain kemungkinan beberapa penyebab diatas, ada beberapa faktor lain yang mendasari hal ini sehingga seseorang bisa merasakan sakit perut sehabis makan.

Penyebab Sakit Perut setelah Makan

  • Mikroorganisme

Alasan paling umum untuk sakit perut dan kembung setelah makan adalah reaksi kimia antara cairan tubuh dan berbagai mikroorganisme yang hadir dalam makanan.

Ketika mikroorganisme masuk melalui makanan yang kita konsumsi maka tubuh kita berusaha untuk membuang bakteri berbahaya tersebut untuk menghindari infeksi. Makanya terkadang seseorang mengalami mual atau muntah setelah makan.

  • Batu empedu

Individu yang menderita batu empedu juga dapat mengalami rasa sakit di perut dan juga punggung. Ketika aliran empedu terhambat maka dapat menyebabkan sakit perut hanya beberapa menit setelah makan.

  • Pankreatitis

Nyeri yang terasa di seluruh perut atau di daerah perut bagian atas sekitar 8 – 12 jam setelah makan disebabkan karena pankreatitis. Dalam beberapa kasus, ketika rasa sakit itu akut, mungkin karena ulkus lambung, penyakit radang panggul, diabetes atau bahkan keracunan makanan.

  • Kelebihan minum

Kelebihan minum cairan seperti air, minuman ringan dan jus buah dalam jumlah besar setelah makan dapat mencairkan asam lambung dan membantu jamur dan bakteri berbahaya dalam makanan untuk bertahan hidup dalam tubuh.

Akibat dari makanan yang tidak dipecah dengan benar juga dapat menyebabkan gangguan pada pencernaan, termasuk diare.

  • Pembuluh darah yang tersumbat

Ketika seseorang selesai makanan, saluran usus membutuhkan lebih banyak darah namun ketika seseorang memiliki masalah penyumbatan pada pembuluh darah, maka dapat menimbulkan masalah yang dikenal sebagai insufisiensi mesenterika kronis serta menyebabkan rasa sakit di perut.

  • Kenaikan asam lambung

Kenaikan asam lambung selain dapat menyebabkan sakit perut, juga bisa menyebabkan sakit maag, kesulitan menelan, muntah, mual, dll.

  • Obstruksi usus


Obstruksi usus merupakan penyebab kram perut setelah makan. Tapi kram yang terjadi biasanya disertai dengan muntah, tinja berair, dll.

  • Kanker

Sakit perut juga umumnya disebabkan oleh adanya pertumbuhan sel kanker , baik itu kanker lambung, kanker perut, kanker kerongkongan, dll. Tapi kondisi ini biasanya menyebabkan rasa sakit pada perut secara konstan.

Jadi untuk masalah sakit perut setelah makan perlu didiagnosis leboh lanjut, atau setidaknya melihat gejala lain yang timbul dari dalam diri kita selain dari rasa nyeri pada perut kita.