Gejala Serangan Jantung pada Wanita

Gejala Serangan Jantung pada WanitaTahukah anda bahwa gejala serangan jantung pada wanita memiliki banyak perbedaan dengan serangan jantung pada pria? Dan tahu pulakah anda bahwa serangan jantung ini menjadi pembunuh terbanyak wanita kedua setelah kanker payudara?

Gejala serangan jantung pada wanita memiliki beberapa gejala tambahan dari sekedar ketidaknyamanan umum dan nyeri dada.

Pada wanita yang obesitas dengan kadar kolesterol tinggi memiliki resiko tertinggi terkena serangan jantung. Perubahan kadar estrogen pada wanita ketika telah menopause juga merupakan golongan yang rentan terserang serangan jantung.

Dan wanita yang sering stres, menderita diabetes, hipertensi , memiliki riwayat keluarga penyakit jantung koroner juga merupakan kelompok wanita yang sangat berisiko terkena serangan jantung.

Tapi terlepas dari faktro risiko diatas, hal yang paling penting untuk kita ketahui adalah bagaimana gejala serangan jantung pada wanita tersebut agar kita sebagai wanita dapat segera mencari tindakan yangcepat dan tepat sebelum berkembang menjadi parah.

Dan berikut ini adalah beberapa Gejala Serangan Jantung pada Wanita yang mesti diwaspadai:

• Sesak napas yang tidak disertai dengan nyeri dada
• Berkeringat dingin
• Dada terasa sesak
• Pusing atau kehilangan kesadaran secara tiba-tiba
• Perasaan mulas, mual atau gangguan pencernaanlainnya
• Kehilangan nafsu makan
• Nyeri di leher, rahang bawah, bahu dan punggung atas

Gejala diatas muncul karena berkurangnya pasokan oksigen ke jantung karena akumulasi plak pada arteri yang telah berlangsung dalam jangka waktu yang lama.

Dan seringkali gejala serangan jantung tidak menimbulkan gejala yang berarti sehingga kerap diabaikan begitu saja.
Tapi ada ada tidak adanya gejala yang muncul keduanya dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel jantung dan harus segera ditangani oleh medis.

Pengobatan serangan jantung sendiri terfokus pada bagaimana melancarkan kembali arteri yang tersumbat dan memulihkan aliran darah ke otot jantung.

Ada berbagai pilihan pengobatan seperti obat anti-platelet, obat anti-koagulan, obat pelarut gumpalan darah, obat untuk memperbaiki irama jantung yang abnormal dsb.