Obat untuk Gagal Hati

Obat untuk Gagal HatiPengobatan untuk kegagalan fungsi hati ditempuh sebagai langkah darurat baik dalam kasus kegagalan hati akut ataupun kronis. Dan bentuk pengobatan itu dapat anda lihat melalui pembahasan dibawah ini.

Seperti kita ketahui bahwa organ hati merupakan kelenjar terbesar dan memiliki fungsi yang sangat penting dalam tubuh kita.

Beberapa fungsi utama hati yaitu bertanggung jawab dalam melakukan metabolisme lemak dalam tubuh,menghilangkan racun dari dalam tubuh serta mempertahankan tingkat sistemik berbagai elemen lainnya dalam darah dan tubuh.

Dengan demikian, saat fungsi normal hati gagal dalam memainkan perannya untuk tubuh kita maka dapat mempengaruhi fungsi sistem organ lain dalam tubuh.

Jadi, sebelum kita melihat bentuk atau pilihan pengobatan untuk kegagalan hati ini, sangat pentingnya juga untuk memahami apa yang menyebabkan kegagalan fungsi hati tersebut.

Penyebab kegagalan fungsi hati

Salah satu penyebab paling umum kegagalan fungsi hati adalah karena overdosis acetaminophen (parasetamol). Kadang-kadang, reaksi idiosinkratik (efek samping) terhadap obat tertentu juga dapat menyebabkan kegagalan kronis.

Penyebab lainnya adalah alkohol. Kelebihan atau serinh mengkonsumsi alkohol dapat menyebabkan penyakit hati berlemak yang pada akhirnya dapat menyebabkan kegagalan pada fungsi hati.

Bentuk penyebab lain dari kekgagalan fungsi hati termasuk infeksi virus pada hati (penyebab hepatitis) dan sindrom Reye (komplikasi selama kehamilan).

Pilihan Pengobatan untuk kegagalan fungsi hati

Tindakan Umum

Langkah-langkah umum sebagai bagian dari perawatan, termasuk rawat inap dirumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif termasuk dalam memonitor diet melalui intravena dengan membatasi konsumsi protein dan lemak.

Keseimbangan cairan dan ventilasi mekanik juga perlu dipertahankan dalam kasus kegagalan fungsi hati tersebut. Jika kegagalan disebabkan ensefalopati, maka pemantauan tekanan intrakranial juga hal yang perlu diperhatikan.

Mengatasi keracunan Acetaminophen

Jika pasien menimbulkan gejala kegagalan fungsi hati karena overdosis acetaminophen, maka dilakukan tindakan untuk melawan racun ini. Dengan pemberian Suntikan intravena dengan N-acetylcysteine mungkin lebih akurat dari pada pemberian secara lisan agar obat terserap dengan baik.

Transplantasi organ hati

Transplantasi hati adalah salah satu pilihan pengobatan pada stadium akhir. Dalam hal ini, hati yang sakit atau lemak diganti dengan allograft sehat. Biasanya, hati yang asli dihilangkan atau setidaknya sebagian darinya akan dihilangkan dan diganti dengan hati yang sehat.

Dan tentunya tindakan transplantasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan segala aspek termasuk biaya, cocok tidaknya pasien menerima transplantasi ini, dsb.

Dalam kasus beberapa pasien yang menderita sindrom hepatorenal, dialisis hati telah terbukti menjadi pilihan pengobatan yang menjanjikan.

Dialisis hati ini bertindak dengan cara yang mirip dengan hemodialisis, dengan demikian membersihkan tubuh dari racun yang dapat menyebabkan berbagai masalah lain dalam tubuh.