Penyebab Hematoma Pasca Operasi

Penyebab Hematoma Pasca OperasiHematoma adalah kantung darah yang mendapatkan akumulasi pada daerah bedah setelah operasi. akumulasi darah ini dapat menimbulkan nyeri, peradangan dan perubahan warna kulit di sekitar luka bedah.

Hematoma pasca operasi pada dasarnya adalah kumpulan darah di lokasi operasi. Hal ini didefinisikan sebagai koleksi atau pengumpulan darah di bawah kulit, di jaringan tubuh ataupun organ.

Hematoma merupakan potensi komplikasi pasca-operasi umum, dan umumnya terjadi setelah operasi pengangkatan jaringan.Ketika kapiler, arteri atau vena pecah, darah merembes keluar dari pembuluh darah dan mengalir ke jaringan sekitarnya, menyebabkan genangan darah.

Pembentukan gumpalan mungkin terjadi yang dapat mengeras dan menjadi benjolan. Benjolan ini sebenarnya kantung darah yang bertujuan untuk menjaga atau mengurangi darah agar tidak menyebar kejaringan lain dalam tubuh.

Hematoma dapat timbul setelah beberapa jam atau bahkan berhari-hari setelah operasi, karena beberapa jenis kerusakan pada pembuluh darah di sekitarnya selama operasi, atau sebagai akibat dari kurangnya perawatan pasca operasi.

Beberapa contoh umum dari hematoma setelah operasi termasuk episiotomi (sayatan bedah vagina saat melahirkan), operasi c-section, kolesistektomi (operasi pengangkatan kandung empedu), abdominoplasty (bedah kosmetik perut untuk menghilangkan keriput dan mengencangkan kulit di atas perut, pembesaran payudara atau bahkan setelah operasi gigi.

Apa Penyebab Hematoma pasca operasi?

Pembentukan hematoma setelah operasi dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti yang kita dilihat dibawah ini:

  • Kecelakaan selama operasi

Jika dokter bedah gagal untuk menutup sepenuhnya pembuluh darah selama operasi, darah akan menyembur keluar ke jaringan sekitarnya dan mengakibatkan hematoma.

Terkadang pula, ahli bedah mungkin secara tidak sengaja melukai beberapa pembuluh darah selama operasi dapat menyebabkan kondisi ini.

  • Muntah / Batuk

Falls dan kegiatan lain yang menyebabkan stres pada luka dapat menyebabkan hematoma, namun, bahkan tindakan sederhana seperti batuk, bersin, muntah, dll disaat baru saja menjalami operasi dapat menyebabkan hematoma.

  • Pengaruh Obat Antikoagulan

Risiko mengembangkan hematoma setelah operasi, lebih tinggi pada mereka yang mengambil obat anticoagulating seperti ibuprofen dan aspirin. Inilah sebabnya mengapa pasien diminta untuk berhenti minum obat ini jauh sebelum operasi.

  • Pengaruh Aktifitas berat

Mereka yang memulai aktivitas berat segera setelah operasi, memiliki risiko lebih tinggi terkena hematoma. Selain itu, melakukan pekerjaan berat seperti mengangkat benda berat, membungkuk, dll dapat menyebabkan ketegangan di situs bedah yang pada akhirnya menyebabkan kapiler terbuka/putus.

  • Pengaruh Stres

Stres setelah operasi dapat menyebabkan tekanan darah seseorang meningkat, yang pada gilirannya menyebabkan pembuluh darah pecah.

Hal tersebut diatas terjadi karena setelah operasi, pembuluh darah pasien lebih sensitif dan dapat pecah karena naiknya tekanan darah. Hipertensi atau gangguan perdarahan lain juga dapat menyebabkan hematoma setelah operasi.

Nah demikianlah mengenai penyebab lebam atau hematoma pasca operasi diatas semoga menjadi informasi yang bermanfaat bagi anda. Terima kasih…!!!