Perbedaan Antara Sit-Ups dan Crunch

Perbedaan Antara Sit-Ups dan CrunchPerbedaan antara sit-Ups dan crunch dalam merampingkan perut dapat dilihat dari sisi teknik gerakan, otot yang ingin ditargetkan, jumlah kalori yang akan terbakar dan resikonya terhadap kesehatan kita.

Memang latihan sit-Ups dan crunch keduanya merupakan bentuk latihan yang terbilang efektif dalam merampingkan perut namun terkadang kita dibuat bingung juga tentang bagaimana cara membedakan antara kedua teknik ini dan yang mana kita harus pilih.

Dan pada kesempatan kita akan melihat perbedaan dan perbandingan antara sit-up dengan crunch diatas dalam merampingkan perut kita.

Perbedaan dari sisi teknik

Antara sit-up dan crunch memiliki perbedaan dari sisi teknik gerakan dan untuk lebih jelasnya, mari kita ikuti pembahasan dibawah ini:

Sit-up

• Berbaring telentang, di lantai (sebaiknya di atas tikar).
• Lutut ditekuk hngga membentuk sudut 90 derajat dan kedua telapak kaki tetapa rata dengan lantai.
• Silangkan kedua tangan dan telapak tangan menyentuh bahu secara berlawanan atau menempatkan kedua telapak tangan dibawah telinga.
• Angkat badan secara perlahan ke arah paha hingga terlihat seperti dalam posisi semi duduk.
• Rebahkan kembali badan seperti pada posisi awal dan lakukan secara berulang-ulang.

“Tarik napas saat menurunkan badan anda lalu hembuskan disaat mengangkat badan”.

Dengan menyinkronkan pernafasan dengan gerakan maka sit-up ini bisa memberikan manfaat dalam merampingkan perut kita.

Crunch

• Posisi awal sama seperti posisi awal sit-up.
• Naikkan badan secara perlahan-lahan dengan bahu digerakkan mendekati lutut tanpa mengangkat punggung bawah. Tahan posisi selama beberapa detik dan kemudian kembali ke posisi awal.
• Tarik napas saat saat menurunkan tubuh dan menghembuskan napas saat menaikkannya kembali.

“Perbedaan penting antara kedua latihan sit-up dengan crunch adalah hanya menggerakkan bahu dan perut, tanpa melibatkan punggung bagian bawah”.

Otot yang ditargetkan

Sit-up terutama menargetkan fleksor pinggul dan otot rektus abdominis serta otot tensor fasciae latae, iliopsoas, femoris rektus, dan otot sartorius. Di sisi lain, crunch paling utama hanya menargetkan otot rektus abdominis.
Jumlah kalori yang dibakar

Sit-up membakar lebih banyak kalori daripada crunch, tetapi sit-up juga menciptakan lebih banyak tekanan pada punggung, jika teknik ini tidak diikuti dengan benar.

Dan kedua bentuk latihan ini tidak dapat menyebabkan pengurangan timbunan lemak secara signifikan namun memerlukan sulpemen tambahan dan latihan kardiovaskular lainnya.

Risiko Kesehatan

Crunch merupakan adalah latihan yang aman, yang dapat dengan mudah dilakukan oleh siapa pun. Namun, sit-up memiliki risiko dari cedera tulang belakang, karena mereka menempatkan tarikan pada punggung bawah, jika dilakukan secara berlebihan agresif dengan teknik yang tidak tepat.

Bagi mereka memiliki riwayat gangguan tulang belakang harus berkonsultasi dahulu pada dokter ahli tulang sebelum mencoba kedua latihan ini.