5 Gejala Umum Serangan Jantung yang Wajib Diwaspadai

Penyakit JantungGejala dan intensitas serangan jantung mungkin setiap orang tidak selalu sama. Jadi terkadang penderita tidak mengetahui tentang adanya gejala Serangan Jantung yang sedang mereka alami.

Untuk mengetahui persis gejala dan bagaimana awal atau proses kejadian yang menyebabkan seseorang mengalami serangan jantung, berikut ini pembahasan singkat mengenai hal tersebut.

Seperti halnya dengan organ tubuh kita lainnya, jantung kita membutuhkan sejumlah oksigen yang cukup, dan oksigen ini disediakan melalui darah yang bergerak melalui arteri koroner ke otot jantung. Karena faktor-faktor seperti kelebihan berat badan, kolesterol tinggi, diabetes, penumpukan plak dll, memungkinkan seseorang mengalami gangguan jantung.

Penumpukan plak ini menyebabkan penebalan pada arteri sehingga mempersempit saluran darah. Pada kondisi yang demikian, ada kemungkinan bahwa plak tersebut dapat pecah, sehingga pembentukan gumpalan darah mungkin saja bisa terjadi.

Jika hal seperti diatas terjadi, aliran darah menjadi berkurang dan jaringan otot jantung akan mengalami gangguan bahkan sel-sel jantung akan mulai mati atau mulai mengalami gangguan fungsi.

Kemungkinan lain jika terjadi penggumpalan darah, jantung kita tidak dapat menerima darah yang kaya oksigen tersebut sehingga apa yang disebut serangan jantung akan terjadi. Tapi biasanya serangan jantung didahului oleh beberapa gejala yang mungkin penderita akan alami.

Gejala yang Menunjukkan Serangan Jantung
Menurut American Heart Association, Serangan jantung umumnya dialami pria setelah berusia 45 tahun keatas namun bukan berarti bahwa orang yang lebih muda dari usia tersebut seratus persen aman dari serangan jantung.

Pada perempuan, kebanyakan serangan jantung terjadi setelah usia 50 lebih terutama setelah menopause. Meskipun demikian, serangan jantung bisa terjadi bahkan pada usia muda.

1. Rasa nyeri di dada
Rasa nyeri didada atau dada terasa sakit adalah salah satu gejala serangan jantung. Ketidak nyamanan ini biasanya sangat ringan dan berlangsung selama beberapa menit saja kemudian hilang dengan sendirinya.

Rasa gelisah dan jantung berdebar-debar mungkin juga bisa terjadi dan kebanyakan orang cenderung mengabaikan hal itu, dengan asumsi bahwa penyebab hal ini mungkin karena gangguan pencernaan atau kecemasan.

2. Nyeri pada Tubuh Bagian Atas
Mengalami nyeri di daerah atas seperti leher, rahang, punggung, gigi, atau lengan tampaknya menjadi fenomena umum.

3. Nyeri di Perut
Salah satu gejala serangan jantung adalah rasa nyeri diperut. Namun, kebanyakan dari kita menyepelekan hal ini sehingga tidak memeriksanya pada ahli medis.

Selama serangan jantung, tekanan yang berkembang di dada diturunkan pada perut bagian atas, yang menyebabkan rasa sakit ataupun rasa mulas pada perut.

4. Sesak Nafas
Sesak napas yang didertai nyeri dibagian tengah dada merupakan salah satu tanda peringatan dini serangan jantung. Mungkin sebahagian orang mencoba untuk menghirup napas dalam-dalam karena sangat sulit untuk bernapas. Hal ini terjadi karena kurangnya pasokan darah ke jantung akibat penyumbatan pembuluh darah koroner.

5. Berkeringat dan Mual
Gejala lain dari adanya gangguan jantung yang paling umum adalah keringat dingin sehingga kulit nampak lembab.

Perasaan mual dan mungkin juga muntah bisa dialami. Pada kasus lainnya, beberapa orang juga merasakan pusing atau bahkan pingsan setelah beberapa menit rasa pusing berlangsung.

6. Merasa Cemas dan berdebar-debar
Kebanyakan orang merasa sangat cemas selama serangan jantung, seolah-olah mereka mengalami serangan panik. Namun, disarankan oleh para ahli medis bahwa selama serangan jantung, orang harus mencoba untuk bersantai dan mengurangi gerakan-gerakan tubuh yang berat.

Serangan jantung dapat terjadi tanpa peringatan apapun. Oleh karena itu, 5 Gejala Umum Serangan Jantung yang Wajib Diwaspadai bisa dijadikan lampu warning untuk segera mencari bantuan medis sebelum terlambat.