Penyebab Herpes Zoster

Penyebab Herpes ZosterHerpes zoster adalah penyakit yang cukup umum yang mempengaruhi 1 dari 5 orang dewasa yang telah terinfeksi cacar air dimasa lalu.

Herpes zoster ini menyebabkan ruam kulit dengan bentuk sabuk disalah satu sisi tubuh dan delapan jenis. Menurut beberapa data, sebagian besar herpes terjadi sebagai tanda kelelahan fisik dan mental.

Apa saja tanda dan gejala herpes zoster?

Gejala herpes zoster seperti sakit parah, gatal atau kesemutan dari kulit dengan ruam kulit yang melepuh. Orang menderita herpes zoster ini kadang-kadang disertai demam, sakit kepala, menggigil dan mual.

Apa penyebab herpes zoster?

Herpes zoster sebenarnya kelanjutan atau perpanjangan dari penyakit cacar air. Herpes zoster juga dapat dikatakan keluarga campak. Selain itu beberapa kasus penderita yang ditemukan menderita penyakit iherpes zosrter ini terjadi pada keluarga yang kesepian tanpa anak-anak. Apakah hal ini bisa dipercaya?

Dari beberapa riset mengenai penderita herpes zoster ini kebanyakan orang yang selalu berhubungan dengan anak-anak tidak pernah mengalami herpes zoster ini.

Namun siapa sajakah mereka yang memiliki resiko terendah menderita herpes zoster ini? Mereka yang berprofesi sebagai perawat anak, guru TK dan SD dan orang-orang yang menghabiskan sebagian besar waktu mereka bersama dengan anak-anak.

Herpes zoster disebabkan oleh varicella zoster virus yang awalnya menyebabkan cacar air dan umumnya terjadi pada anak-anak.

Mengutip pendapat para ahli medis bahwa ketika seseorang pernah terinfeksi virus varicella zoster dimasa kecilnya, maka orang tersebut sudah kebal terhadap virus yang sama disepanjang hidup mereka.

Tapi mengapa mengapa virus tersebut bisa muncul kembali dengan menghadirkan herpes zoster? Apakah pendapat para medis ini keliru? Berikut ini adalah penjelasannya.

Jika permukaan kulit yang terpapar virus diperiksa di bawah mikroskop, virus varicella zoster yang diperoleh selama masa kanak-kanak akan ditemukan. Meskipun benar bahwa varicella zoster virus atau cacar air mereda dalam waktu sekitar 10 hari, namun virus ini sebenarnya tidak dieliminasi dari tubuh.

Meskipun sistem kekebalan tubuh akhirnya mampu menghilangkan sebagian dari virus ini, namun sebagian lain dari virus ini tetap tersembunyi dan tidak aktif dalam ganglion (sel saraf) dekat sumsum tulang belakang dan juga di dasar tengkorak. Dan untuk sementara waktu mereka pasif dan tidak menimbulkan cacar air lagi.

Biasanya, setelah bertahun-tahun infeksi awal cacar air telah disembuhkan, virus akan mengaktivasi diri kembali pada beberapa tahun kemudian dengan menghadirkan penyakit herpes zoster atau jenis herpes lainnya.

Sistem kekebalan tubuh biasanya sukses dalam menekan reaktivasi virus, tapi terkadang pula gagal untuk melakukannya, utamanya pada orang yang mengalami penurunan sistem yang lemah karena faktor usia atau faktor medis lainnya.

Lalu mengapa individu yang selalu dekat dengan anak-anak tidak pernah mengalami herpes zoster?

Perlu diketahui bahwa orang yang selalu dekat dengan anak-anak tidak pernah menderita herpes zoster, hal ini dikarenakan oleh orang-orang ini selalu menghirup zat virus seperti yang dikeluarkan oleh anak-anak setiap hari, yang merangsang sistem kekebalan tubuh dan membantu memproduksi antibodi.