Penyebab Flu Tulang

Penyebab Flu TulangPenyakit flu tulang umumnya disebabkan oleh parvovirus B19 dan satu-satunya anggota keluarga Parvoviridae yang diketahui patogen pada manusia.

Penularan infeksi terjadi melalui rute pernapasan, melalui darah yang diturunkan secara genetika dan dari ibu ke janin ketika ibu terinfeksi parvovirus B19 selama kehamilan mereka.

DNA – B19 tertentu juga telah terdeteksi pada sekresi pernapasan pada saat viremia (Virus dalam darah), menunjukkan bahwa virus umumnya menyebar di masyarakat melalui rute pernapasan.

Penyakit flu tulang sendiri hadir dengan beberapa gejala khusus seperti demam tubuh yang diikuti dengan linu pada persendian dan terkadang tubuh terasa sangat dingin.

Karena gejala flu tulang seperti nyeri pada sendi sehingga dalam dunia medis, flu tulang ini mirip dengan arthritis, radang sendi atau rematik.

Pada anak-anak yang mengalami flu tulang biasanya merasakan demam dan rasa sakit yang luar biasa terutama setiap kali mereka hendak menggerakan sendi mereka.

Pada orang dewasa yang mengalami peradangan bakteri atau virus, gejala biasanya muncul tiba-tiba disertai dengan kemerahan dan jika disentuh akan terasa hangat serta rasa nyeri pada saat menggerakkan sendi.

Cairan dalam peradangan sendi yang menyebabkan sekitar persendian membengkak dan terasa kaku, demam dan menggigil.
Kondisi tersebut diatas akan berlangsungselama 2-4 minggu dan pasien disarankan untuk pergi ke dokter sesegera mungkin karena selain dapat memicu penyakit lain, pengobatan yang tidak tepat (penggunaan obat flu biasa) bisa menyebabkan masalah baru, utamanya bagi mereka yang memiliki permasalahan pada jantung, hati dan penyakit gagal ginjal.

Lokasi flu tulang yang terinfeksi parvovirus B19 ini biasanya meliputi persendian pada lutut, bahu, pergelangan tangan, panggul, jari dan siku.

Pasien dengan flu tulang ini harus mengkonsumsi makanan bergizi tinggi dan sebisa mungkin untuk menghindari rokok, kopi dan makanan berlemak tinggi agar gejala tidak semakin parah.